Popular Posts

Wednesday, April 4, 2012

Ayat Kursi

Abu Hurairah r.a. pernah ditugaskan oleh Rasulullah S.A.W untuk menjaga gudang zakat di bulan Ramadhan. Tiba-tiba muncullah seseorang, lalu dia mencuri segenggam makanan. Namun dengan sigap Abu Hurairah r.a menangkapnya. Lalu Abu Hurairah berkata kepada pencuri "Akan aku adukan kamu kepada Rasulullah S.A.W," . Mendengar itu sontak pencuri itu ketakutan , hingga kemudian ia pun memelas : "Saya ini orang miskin, keluarga tanggungan saya banyak, sementara saya sangat memerlukan makanan.
" Mendengar itu hati Abu harairah tak tega, maka kemudian pencuri itu pun dilepaskan. "Bukankah zakat itu pada akhirnya aka diberikan kepada fakir miskin ?" Hanya saja, cara orang ini memang keliru. Mestinya jangan keliru".Bisik Abu Hurairah dalam hatinya. Pada keesokan harinya, Abu Hurairah kemudian melaporkan hal tersebut kepada Rasulullah S.A.W. Maka bertanyalah beliau : "Apa yang dilakukan kamu kepada tawananmu semalam, ya Abu Hurairah?". "Ya Rasulullah, bahwa ia orang miskin, keluarganya banyak dan sangat memerlukan makanan," jawab Abu Hurairah. Lalu diterangkan pula olehnya, bahwa ia kasihan kepada pencuri itu,, lalu dilepaskannya. "Bohong dia," kata Nabi : "Pada  nanti malam ia akan datang lagi." Karena Rasulullah S.A.W berkata begitu, maka malam berikutnya Abu Hurairah kembali berjaga dengan ketatnya serta kewaspadaan pun ditingkatkan. Dan, benar saja, tak lama kemudian pencuri itupun kembali lagi, lalu mengambil makanan seperti malam sebelumnya . Kembali Abu Hurairah berhasil menangkapnya. "Akan aku adukan kamu kepada Rasulullah S.A.W," ancam Abu Hurairah kepada pencuri itu. Dengan wajah ketakutan pencuri itu pun berkata  "Saya orang miskin, keluarga saya banyak. Saya berjanji besok tidak akan kembali lagi." Mendengar itu hati Abu Hurairah tak tega hingga akhirnya melepaskan pencuri tersebut. Pada pagi harinya , kejadian itu dilaporkan kepada Rasulullah S.A.W, dan beliau pun bertanya seperti kemarin. Dan setelah mendapat jawaban yang sama, sekali lagi Rasulullah menegaskan : "Pencuri itu bohong, dan nanti malam ia akan kembali lagi." Maka pada malam berikutnya kembali Abu Hurairah berjaga dengan penuh kewaspadaan.  Diperhatikannya dengan teliti setiap gerak-geri disekelilingnya sudah dua kali ia dibohongi oleh pencuri. Jika pencuri itu benar-benar datang seperti diperkatakan oleh Rasulullah dan ia berhasil menangkapnya, ia telah bertekad untuk tidak akan melepaskannya lagi. Hatinya sudah tidak sabar lagi menunggu-nunggu datangnya pencuri itu. Ia kesal. Kenapa pencuri kemarin itu dilepaskan begitu saja sebelum diseret ke hadapan Rasulullah S.A.W ? Kenapa mau saja ia ditipu olehnya ? "Awas!" katanya dalam hati. "Kali ini tidak akan kuberikan ampun." Sementara malam semakin larut, jalananpun begitu sunyi sepi, Di keheningan itu tiba-tiba munculah sesosok bayangan yang datang menghampiri gudang makanan yang tengan Abu hurairah jaga. "Nah, benar juga, ia datang lagi," katanya dalam hati. Dan tidak lama kemudian pencuri itupun telah berhasil di bekuk.  Diperhatikannya wajah ketakutan pencuri itu. Ada semacam kepura-puraan pada gerak-gerinya. "Kali ini kau pastinya kuadukan kepada Rasulullah. Sudah dua kali kau berjanji tidak akan datang lagi kemari, tapi ternyata kau kembali juga. Lepaskan saya," pencuri itu memohon. Tapi, dari tangan Abu Hurairah yang menggenggam dengan kuat, kali ini ia tidak akan melepaskannya lagi. Maka dengan rasa putus asa ahirnya pencuri itu berkata : "Lepaskan saya, akan saya ajari tuan beberapa kalimat yang sangat berguna." "Kalimat-kalimat apakah itu?" Tanya Abu Hurairah dengan rasa ingin tahu. "Bila tuan hendak tidur, bacalah ayat Kursi : Allaahu laa Ilaaha illaa Huwal-Hayyul Qayyuuumu.. Dan seterusnya sampai akhir ayat. Maka tuan akan selalu dipelihara oleh Allah, dan tidak akan ada syaitan yang berani mendekati tuan sampai pagi." Maka pencuri itu kemudian dilepaskan oleh Abu Hurairah. Sepertinya naluri keilmuannya lebih menguasai jiwanya sebagai penjaga gudang. pada keesokan harinya, ia kembali menghadap Rasulullah S.A.W untuk melaporkan pengalamannya yang luar biasa tadi malam. Ada seorang pencuri yang mengajarinya kegunaan ayat Kursi. "Apa yang dilakukan oleh tawananmu semalam?" tanya Rasul sebelum Abu Hurairah sempat menceritakan segalanya. "Ia mengajariku beberapa kalimat yang katanya sangat berguna, lalu ia saya lepaskan," jawab Abu Hurairah. "Kalimat apakah itu?" tanya Nabi. Katanya : "Kalau kamu tidur, bacalah ayat Kursi : Allaahu laa Ilaaha illaa Huwal-Hayyul Qayyuuumu.. Dan seterusnya sampai akhir ayat. Dan ia katakan pula : "Jika engkau membaca itu, maka engkau akan selalu dijaga oleh Allah, dan tidak akan didekati syaitan hingga pagi hari." Menanggapi cerita Abu Hurairah, Nabi S.A.W berkata, "Pencuri itu telah berkata benar, sekalipun sebenarnya ia tetap pendusta." Kemudian Nabi S.A.W bertanya pula : "Tahukah kamu, siapa sebenarnya pencuri yang bertemu denganmu tiap malam itu?" "Entahlah." Jawab Abu Hurairah. "Itulah syaitan." Jawab Rassululloh.

Wallohu'alam

No comments:

Post a Comment

wasiat

Iklan

Iklan Banner 35rb/bln - 75rb/3bln Iklan Banner 35rb/bln - 75rb/3bln Iklan Banner 35rb/bln - 75rb/3bln